BANDA ACEH — Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Aceh disorot tajam setelah terungkap belanja miliaran rupiah untuk pos-pos yang tidak mendesak, di saat ribuan warga masih berjuang memulihkan diri pasca bencana banjir dan longsor. Total anggaran yang dipertanyakan menembus Rp6.706.650.510,- (Rp6,7 MILIAR rupiah). Masyarakat mempertanyakan peran pengawasan Gubernur Aceh yang dinilai membiarkan hal ini terjadi.
RINCIAN BELANJA YANG DIPERTANYAKAN
No Uraian Kegiatan Pagu Anggaran
1 Belanja Lembur Rp 1.016.963.161,-
2 Belanja Perjalanan Dinas Rp 1.784.273.550,-
3 Belanja Makanan dan Minuman Rp 1.285.708.799,-
4 Honorarium Penyelenggaraan Kegiatan Pendidikan & Pelatihan Rp 1.379.450.000,-
5 Belanja Jasa Iklan/Reklame, Film, & Pemotretan Rp 575.595.000,-
6 Pemeliharaan Kendaraan Dinas Bermotor Perorangan Rp 613.160.000,-
7 Pemeliharaan Kendaraan Bermotor Beroda Dua Rp 31.500.000,-
— TOTAL KESELURUHAN Rp 6.706.650.510,-
KEJANGGALAN BERAT YANG WAJIB DIUSUT TUNTAS
BELANJA LEMBUR — Rp1 MILIAR! SIAPA YANG LEMBUR SEHARGA ITU?!
Rp1 Miliar lebih untuk lembur saja! Jika dihitung rata-rata, berapa jam lembur per orang? Apakah setiap hari lembur sampai larut malam? Apakah ada bukti daftar hadir lembur, laporan pekerjaan, dan hasil yang diselesaikan? Jika hanya duduk diam atau fiktif = UANG NEGARA DIHABISKAN SECARA TIDURAN! Rp1 Miliar itu cukup untuk membangun puluhan rumah korban bencana!
PERJALANAN DINAS — Rp1,78 MILIAR! KE MANA SAJA?!
Rp1,78 MILIAR untuk bepergian! Apakah BPSDM mengirim ratusan orang ke luar daerah setiap bulan? Ke mana tujuannya? Materi apa yang dipelajari? Apakah ada perbaikan kinerja nyata setelah pulang? Jika pejabat hanya pergi ke kota besar, makan enak, menginap hotel mewah lalu pulang tanpa hasil = JALAN-JALAN DIBIAYAI UANG RAKYAT!
MAKANAN & MINUMAN — Rp1,28 MILIAR! MAKAN APA SEHARGA ITU?!
Rp1,28 MILIAR untuk makan minum! Berapa porsi per tahun? Harga berapa per porsi? Apakah disajikan hidangan mewah tiap rapat/pelatihan? Sementara korban bencana makan seadanya! Ini bukan jamuan — ini PESTA di atas penderitaan rakyat!
HONORARIUM PELATIHAN — Rp1,37 MILIAR! SIAPA YANG DILATIH?!
Rp1,37 MILIAR untuk honorarium! Siapa narasumber/pesertanya? Berapa orang yang dilatih? Apakah ada sertifikat dan laporan kegiatan? Apakah kinerja ASN Aceh meningkat setelah pelatihan? Jika pelatihan berulang-ulang dengan materi sama = HANYA ALASAN mencairkan dana!
IKLAN, FILM, PEMOTRETAN — Rp575 JUTA! FOTO & VIDEO APA SEHARGA ITU?!
Hampir Rp600 Juta untuk foto, video, iklan! Apakah BPSDM memproduksi film layar lebar? Atau hanya foto kegiatan pimpinan? Apakah hasilnya bermanfaat untuk masyarakat? Jika hanya pencitraan = PEMBOROSAN TANPA MANFAAT!
PERAWATAN MOBIL DINAS — Rp613 JUTA! MOBIL APA YANG MAHALNYA LUAR BIASA?!
Rp613 Juta untuk perawatan mobil dinas! Apakah ada puluhan mobil mewah yang dirawat tiap bulan? Atau mobilnya rusak terus karena dipakai sembarangan? Biaya perawatan melebihi harga mobil baru! Ini bukan perawatan — ini PEMBOROSAN BERKELANJUTAN!
GUBERNUR TERKESAN TUTUP MATA — DI MANA PENGAWASANNYA?!
Anggaran miliaran ini keluar di bawah pengawasan Gubernur Aceh! Mengapa tidak ada evaluasi? Mengapa tidak ada penghematan di tengah bencana? Apakah Gubernur tidak tahu, atau sengaja tidak mau tahu? Jika membiarkan pemborosan ini = ikut bertanggung jawab atas kerugian rakyat!
Rp6,7 MILIAR — SEHARUSNYA UNTUK KORBAN BENCANA, BUKAN PESTA DI KANTOR!
Rp6,7 MILIAR itu bisa membangun 600 rumah layak huni bagi korban bencana! Bisa memperbaiki 130 km jalan rusak! Bisa menyediakan air bersih bagi ribuan keluarga! Tapi justru dihabiskan untuk lembur yang tidak jelas, perjalanan dinas tanpa hasil, makan minum mewah, foto pencitraan, dan perawatan mobil yang berlebihan! Di mana rasa kemanusiaan itu?!
BPK RI & KAJATI DIMINTA AUDIT SEKARANG!
Periksa lembur Rp1 Miliar! Daftar hadir, jam masuk-pulang, laporan pekerjaan! Jika fiktif = TUNTUT KEMBALI!
Periksa perjalanan Rp1,78 Miliar! Tujuan, nama peserta, tiket, penginapan, laporan hasil! Jika tidak ada manfaat = TUNTUT SELISIHNYA!
Periksa makan minum Rp1,28 Miliar! Jumlah porsi, harga pasar, bukti pembayaran! Jika mark-up = TUNTUT KEMBALI!
Periksa honorarium Rp1,37 Miliar! Materi, peserta, kehadiran, dampak kinerja! Jika pelatihan sia-sia = TUNTUT KEMBALI!
Periksa iklan & film Rp575 Juta! Hasil karya, manfaat, siapa penyedianya! Jika kerabat pejabat = KOLUSI!
Periksa perawatan kendaraan Rp613 Juta! Riwayat servis, harga suku cadang, apakah wajar! Jika berlebihan = TUNTUT KEMBALI!
Panggil pimpinan BPSDM & minta pertanggungjawaban! Jelaskan ke publik secara terbuka! Jangan sembunyikan di balik pintu tertutup!
Gubernur Aceh — ambil tindakan! Jangan diam saja! Panggil pimpinan BPSDM, evaluasi kinerja, dan hentikan pemborosan ini sekarang! Rakyat tidak butuh pesta — rakyat butuh bantuan nyata!
Rp6,7 MILIAR! LEMBUR Rp1 MILIAR! PERJALANAN Rp1,78 MILIAR! MAKAN MINUM Rp1,28 MILIAR! PELATIHAN Rp1,37 MILIAR! IKLAN & FOTO Rp575 JUTA! MOBIL Rp613 JUTA! SEMUA DIHABISKAN SAAT RAKYAT SEDANG BERDUKA! GUBERNUR TUTUP MATA! BPK & KAJATI — JANGAN DIAM SAJA! AUDIT SEKARANG! TURUNKAN TIM! PERIKSA SETIAP RUPIAH! TUNTUT KEMBALI UANG RAKYAT. (Mail)
