BIREUEN – Usai pelaksanaan Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Ruang Terbuka Hijau (RTH) Cot Gapu, Kabupaten Bireuen, Senin (17/8/2026), masyarakat disuguhkan berbagai penampilan atraktif dari pelajar dan mahasiswa yang turut memeriahkan peringatan hari bersejarah tersebut.
Penampilan pembuka diawali oleh Tim Colour Guard Ensemble, hasil kolaborasi Marching Band Gita Bate Kureng SMP Negeri 1 Bireuen yang tampil memukau di hadapan ribuan peserta dan tamu undangan. Dengan gerakan yang kompak, atraktif, dan penuh semangat, para anggota colour guard berhasil mencuri perhatian penonton yang memadati kawasan Lapangan Cot Gapu.
Marching Band Gita Bate Kureng SMP Negeri 1 Bireuen tersebut berada di bawah pembinaan Ibrahim Harun, M.Pd. Penampilan mereka mendapat apresiasi dari masyarakat maupun unsur Forkopimda yang hadir dalam kegiatan tersebut.
Setelah itu, suasana semakin semarak dengan penampilan Drum Band TK Kartika yang merupakan binaan Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XXV Kodim 0111/Bireuen sekaligus Ibu Danyonif Raider Khusus 113/Jaya Sakti. Meski masih berusia dini, para peserta drum band tampil percaya diri membawakan sejumlah atraksi dan irama musik yang menghibur para penonton.
Tingkah lucu dan semangat anak-anak TK Kartika saat memainkan alat musik drum band mengundang tepuk tangan meriah dari masyarakat yang menyaksikan kegiatan tersebut. Penampilan mereka menjadi salah satu daya tarik tersendiri dalam rangkaian perayaan HUT Kemerdekaan RI tahun ini.
Kemudian, para siswa SMP Negeri 1 Bireuen kembali menunjukkan kemampuannya melalui penampilan tarian massal yang melibatkan puluhan pelajar. Gerakan yang harmonis dan penuh energi menggambarkan semangat persatuan serta kecintaan generasi muda terhadap budaya dan bangsa Indonesia.
Tarian massal tersebut tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menunjukkan kreativitas serta bakat para pelajar dalam bidang seni. Penampilan itu mendapat sambutan hangat dari para tamu undangan dan masyarakat yang memenuhi area kegiatan.
Rangkaian hiburan semakin lengkap dengan penampilan dari Perguruan Tapak Suci Universitas Muhammadiyah Mahakarya Aceh (UMMAH). Para pesilat menampilkan berbagai jurus bela diri yang memadukan unsur seni, ketangkasan, disiplin, dan kekuatan fisik.
Atraksi Tapak Suci yang diperagakan mahasiswa UMMAH tersebut berhasil memukau penonton. Beberapa demonstrasi teknik bela diri yang ditampilkan bahkan mendapat sorakan dan tepuk tangan dari masyarakat karena menunjukkan kemampuan serta keterampilan tinggi para pesilat.
Berbagai penampilan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kabupaten Bireuen yang tidak hanya berlangsung khidmat melalui upacara bendera, tetapi juga menjadi wadah bagi pelajar dan generasi muda untuk menunjukkan bakat, kreativitas, serta semangat nasionalisme.
Pemerintah Kabupaten Bireuen berharap momentum peringatan kemerdekaan dapat menjadi sarana memperkuat rasa persatuan, meningkatkan kecintaan terhadap tanah air, serta mendorong generasi muda untuk terus berkarya dan berprestasi di berbagai bidang demi kemajuan daerah dan bangsa. (Faz)
