Bireuen | Narasinasional.com - Akses air bersih bagi ribuan warga terdampak banjir hidrometeorologi di Kabupaten Bireuen mulai kembali pulih. Pemulihan dilakukan melalui program respon cepat yang melibatkan Pemerintah Kabupaten Bireuen bersama YAKKUM Emergency Unit (YEU).
Serah terima fasilitas air bersih dan sanitasi berlangsung di sejumlah gampong di Kecamatan Kutablang, Kamis (30/4/2026).
Program ini merupakan bagian dari penanganan pascabencana yang sebelumnya merusak sumber air dan fasilitas kebersihan masyarakat.
Asisten I Setdakab Bireuen, Mulyadi, didampingi Camat Kutablang, Erizal, turut meninjau langsung sarana akses air bersih yang telah dibangun untuk memastikan fasilitas dapat dimanfaatkan secara optimal oleh masyarakat.
Dalam keterangannya, Mulyadi menyampaikan apresiasi kepada lembaga kemanusiaan yang terlibat. Ia menegaskan bahwa pemerintah tidak dapat bekerja sendiri dalam menangani dampak bencana yang luas.
Ia juga berharap kolaborasi tidak hanya terbatas pada penyediaan air bersih, tetapi juga mencakup berbagai upaya pemulihan pascabencana lainnya, dengan melibatkan berbagai pihak secara bersama-sama.
Program Manager YEU, Imam Agus Faisal, menjelaskan bantuan yang diberikan mencakup pembangunan sumur bor, menara air, sistem penyaringan terintegrasi, toren air, hingga jaringan pipa ke rumah warga. Selain itu, dilakukan pula pembersihan serta rehabilitasi sumur warga yang rusak akibat banjir.
Program ini menjangkau lebih dari 10 ribu warga di sejumlah gampong di Kecamatan Kutablang. Pengelolaan sarana air bersih dan sanitasi kini telah diserahkan kepada pemerintah kecamatan dan aparatur gampong agar dapat dikelola secara mandiri dan berkelanjutan.
