Bireuen | Narasinasional.com — Camat Jangka Mulyadi, S.P., M.SM bersama Danramil Jangka Letda Veri Yanto dan Keuchik Gampong Alue Kuta Habibullah mengunjungi salah seorang warga korban banjir yang tengah dirawat di RSUD dr. Fauziah, Senin (2/2/2026).
Pasien tersebut bernama Abdullah (60), warga Gampong Alue Kuta, Kecamatan Jangka, yang merupakan warga terdampak banjir beberapa waktu lalu. Saat banjir melanda, Abdullah bersama keluarga sempat mengungsi ke meunasah setempat untuk menyelamatkan diri. Setelah banjir berkepanjangan itu surut, keluarga korban telah kembali ke rumah.
Namun, pasca kembali dari pengungsian, kondisi kesehatan Abdullah tiba-tiba menurun drastis. Ia dilarikan ke rumah sakit oleh pihak keluarga setelah mengalami kelumpuhan mendadak akibat gangguan saraf.
Istri pasien, Fakhriah (51), menuturkan bahwa gejala awal dialami suaminya pada malam hari. “Malamnya masih bisa bergerak, tapi tiba-tiba tubuhnya lemah. Menjelang subuh beliau sudah tidak sanggup bangun dan berjalan, lalu kami segera membawanya ke rumah sakit,” ungkapnya.
Setelah dilakukan pemeriksaan medis oleh tim dokter, Abdullah dinyatakan mengalami gangguan serius pada saraf di bagian kepala dan harus segera menjalani tindakan operasi. Operasi pun dilakukan pada hari yang sama dan berjalan dengan lancar.
“Alhamdulillah, operasi berjalan lancar. Kami sekeluarga sangat bersyukur dan berterima kasih atas perhatian serta kehadiran Camat, Danramil, dan Keuchik yang sudah datang memberikan dukungan moral,” ujar Fakhriah.
Dalam kesempatan tersebut, Camat Jangka Mulyadi menyampaikan keprihatinan mendalam atas kondisi warganya yang terdampak banjir hingga mengalami gangguan kesehatan serius.
“Kami prihatin dengan kondisi Pak Abdullah. Kehadiran kami ini sebagai bentuk empati dan kepedulian pemerintah kepada warga yang terdampak banjir. Semoga beliau segera diberi kesembuhan,” kata Mulyadi.
Sementara itu, Keuchik Alue Kuta Habibullah menyebutkan bahwa pihak gampong akan terus memantau kondisi kesehatan warganya dan siap memberikan pendampingan.
“Beliau adalah warga kami yang terdampak langsung banjir dan sempat mengungsi. Sudah menjadi kewajiban kami untuk hadir, memberi dukungan, dan memastikan warga kami tidak merasa sendiri,” ujarnya.
Kunjungan tersebut menjadi bukti nyata sinergi antara pemerintah kecamatan, aparatur gampong, dan unsur TNI dalam memberikan perhatian serta dukungan kepada masyarakat, khususnya warga terdampak bencana banjir. (Fadjar)

