Bireuen | Narasinasional.com - Dayah MUDI Mesjid Raya Samalanga melaksanakan prosesi peletakan batu pertama pembangunan Dapur MBG (Makan Bergizi Gratis) pada [kamis, 29, 2026].
Kegiatan ini menandai dimulainya pembangunan fasilitas pada tiga lokasi yang berbeda di bawah naungan Yayasan Pendidikan Islam Al-ziziyah. Kegiatan awal ini bertujuan untuk pendukung program pemenuhan gizi yang bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan santri serta mendukung keberhasilan program nasional di bidang gizi.
Prosesi tersebut dihadiri oleh sejumlah tokoh ulama, akademisi, dan pejabat pemerintah.
Hadir dalam kegiatan ini Abu Syekh H. Hasanoel Bashry HG (Abu MUDI) selaku Pimpinan Dayah MUDI Mesjid Raya, Dr. Harjito B., S.STP., M.Si, Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah I Badan Gizi Nasional. Kepala Regional BGN Aceh Bapak Mustafa Kamal, Dr. Abi. H. Zahrul Mubarrak, M.Pd, Wadir I Dayah MUDI, Aba H. Sayed Mahyiddin TMS, Wadir II Dayah MUDI, Tgk. Sulaiman. M. Daud, Wadir III Dayah MUDI, Prof. Dr. Tgk. H. Muntasir A. Kadir, MA, Pimpinan Dayah Jamiah Al-Aziziyah serta Dr. Tgk. Muhammad Abrar Azizi, M.Sos, Rektor UNISAI
Pembangunan Dapur MBG ini merupakan bagian dari upaya strategis dalam mendukung penyediaan makanan bergizi yang terstandar, higienis, dan berkelanjutan di lingkungan dayah.
Fasilitas tersebut diharapkan mampu menjadi sarana penunjang peningkatan kesejahteraan santri sekaligus memperkuat peran lembaga pendidikan keagamaan dalam pelaksanaan program nasional pemenuhan gizi.
Dalam sambutannya, Abu Syekh H. Hasanoel Bashry HG (Abu MUDI) menyampaikan bahwa pembangunan Dapur MBG merupakan bentuk komitmen Dayah MUDI Mesjid Raya dalam memperhatikan aspek kesehatan dan kesejahteraan santri sebagai bagian yang tidak terpisahkan dari proses pendidikan.
“Upaya pemenuhan gizi yang memadai merupakan faktor penting dalam menunjang kualitas pembelajaran dan pembinaan santri.
Pembangunan Dapur MBG ini diharapkan dapat memberikan dukungan yang berkelanjutan terhadap kebutuhan gizi santri sehingga mereka dapat menjalani proses pendidikan secara optimal,” ujar Abu MUDI.
Sementara itu, Dr. Harjito B., S.STP., M.Si, Direktur Pemantauan dan Pengawasan Wilayah I Badan Gizi Nasional, menyatakan bahwa keterlibatan Dayah MUDI Mesjid Raya dalam pembangunan Dapur MBG mencerminkan sinergi yang baik antara pemerintah dan lembaga pendidikan keagamaan.
“Partisipasi aktif lembaga pendidikan keagamaan memiliki peran strategis dalam mendukung implementasi program Makan Bergizi Gratis. Kolaborasi ini diharapkan dapat memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai dengan ketentuan serta memberikan manfaat yang optimal bagi para penerima,” ungkapnya.
Ia menambahkan bahwa Badan Gizi Nasional akan terus melakukan pendampingan dan pengawasan agar pembangunan serta operasional Dapur MBG dapat terlaksana secara efektif, efisien, dan berkelanjutan.
Rangkaian kegiatan peletakan batu pertama berlangsung dengan tertib dan khidmat, serta diakhiri dengan doa bersama sebagai wujud harapan agar pembangunan Dapur MBG di Dayah MUDI Mesjid Raya Samalanga dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat jangka panjang bagi santri dan masyarakat sekitar. (Fadjar)

