BIREUEN | Narasinasional.com — Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Syiah Kuala (USK) menyalurkan bantuan alat filter air bersih untuk Meunasah Gampong Lhok Nga, Kecamatan Kutablang, Kabupaten Bireuen, sebagai bagian dari program pengabdian kepada masyarakat, Kamis 25 Desember 2025.
Ketua LPPM USK, Prof. Dr. Mudatsir, M.Kes, mengatakan, kegiatan tersebut merupakan program pengabdian masyarakat yang didanai oleh Kementerian Pendidikan Tinggi, bekerja sama dengan LPPM Universitas Syiah Kuala.
Menurutnya, bantuan filter air bersih itu bertujuan untuk membantu masyarakat memperoleh air yang layak digunakan dan dikonsumsi, khususnya air sumur yang selama ini masih keruh dan tidak memenuhi standar kebersihan yang diakibatkan oleh banjir bandang kemarin.
“Bantuan hari ini berupa alat filter penyaring air bersih. Air sumur yang sebelumnya kotor, setelah melalui proses penyaringan dapat menjadi bersih dan layak digunakan oleh masyarakat, termasuk untuk kebutuhan di meunasah,” kata Prof. Mudatsir.
Selain menyalurkan alat filter air bersih, LPPM USK juga melakukan pembersihan dan perbaikan sumur-sumur warga yang mengalami pendangkalan dan berlumpur akibat banjir. Hingga saat ini, program tersebut telah menjangkau sekitar 500 titik sumur di berbagai wilayah di Aceh.
Sementara itu, Keuchik Gampong Lhok Nga, Saiful Amri, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas bantuan yang diberikan kepada masyarakat dan jamaah meunasah.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada LPPM Universitas Syiah Kuala dan Kementerian Pendidikan Tinggi atas bantuan ini. Filter air bersih ini sangat bermanfaat bagi warga dan jamaah meunasah,” ujarnya.
Ia berharap, program pengabdian masyarakat tersebut dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak gampong, khususnya yang masih mengalami keterbatasan akses air bersih. (Faz)
