Waled Yan Imbau Warga dan PT Blang Keutumba Selesaikan Perselisihan Secara Damai

Anggota DPRK Bireuen dari Partai Aceh, Sufyannur, S.Sos atau biasa disapa Waled Yan.




BIREUEN — Menyikapi perselisihan antara warga Gampong Suka Tani, Kecamatan Juli, dan pihak PT Blang Keutumba, Anggota DPRK Bireuen dari Partai Aceh, Sufyannur, S.Sos atau biasa disapa Waled Yan mengimbau seluruh pihak agar menahan diri serta mengutamakan penyelesaian konflik melalui jalur damai.


Dalam keterangannya kepada Narasinasional.com, Kamis (20/11/2025), Sufyannur menegaskan bahwa suara masyarakat harus menjadi perhatian penting perusahaan. Ia menilai hubungan harmonis antara perusahaan dan warga sekitar merupakan syarat utama keberlangsungan aktivitas usaha.


“Aspirasi masyarakat jangan diabaikan. Perusahaan harus membuka ruang dialog supaya bisa berjalan selaras dengan warga,” ujar Sufyannur.


Menurutnya, perselisihan yang berlarut dapat mengganggu aktivitas sosial warga maupun operasional perusahaan. Ia mengingatkan bahwa masyarakat tetap perlu mencari nafkah, sementara perusahaan membutuhkan stabilitas usaha.


“Persoalan ini harus segera ditemukan jalan keluarnya. Yang paling penting, masyarakat tetap dapat beraktivitas dan situasi kembali normal,” katanya.


Sufyannur berharap manajemen PT Blang Keutumba segera menindaklanjuti permintaan masyarakat yang menginginkan pertemuan langsung dengan pihak perusahaan. Ia menilai komunikasi terbuka menjadi kunci meredakan ketegangan di lapangan.


“Musyawarah itu langkah paling bijak. Kami berharap perusahaan dapat meluangkan waktu untuk bertemu aparatur dan masyarakat,” jelasnya.


Sebagai wakil rakyat, ia menyatakan kesiapannya mendampingi proses penyelesaian sengketa serta menjembatani dialog jika diperlukan.


“Saya siap membantu proses mediasi agar persoalan ini tidak semakin meluas dan bisa diselesaikan secara mufakat,” tegas anggota DPRK Bireuen dua periode tersebut.


Menutup pernyataannya, Sufyannur mengajak semua pihak menjaga ketertiban selama proses penyelesaian berlangsung demi suasana yang kondusif.


“Kita semua menginginkan kondisi tetap tenang dan damai. Semoga persoalan ini segera mendapatkan penyelesaian terbaik,” pungkas politisi Partai Aceh dari Dapil 6 (Juli–Jeumpa). (T.Jameun)